Konfigurasi DHCP
1.apt-get install dhcp3-server
2. gedit /etc/network/interfaces
iface eth1 inet static
address 192.168.20.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.20.0
broadcast 192.168.20.255
auto eth1
iface eth0 inet dhcp
auto eth0
3. gedit /etc/default/dhcp3-server
4. gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
#authoritive (dihapus pagarnya)
# a slighty different configuration for on internet subnet
subnet 192.168.20.0 netmask 255.255.255.0
range 192.168.20.51 192.168.20.254
------------------------------------------
------------------------------------------
option routers 192.168.20.1
option broadcast-address 192.168.20.255
5. /etc/init.d/dhcp3-server restart
6. gedit /etc/rc.local
iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
7. iptables -t nst -n -L
8. gedit /etc/sysctl.conf
ipv4.forward = 1 (pagarnya dibuang)
9. sysctl -p
10. /etc/init.d/networking restart
Selasa, 18 Februari 2014
Konfigurasi Proxy
{Aturandibawahinimerupakancontoh, silahkandisesuaikan}
Install squid
# apt-get install squid
Tungguhingga proses installasiselesai,,
Stop dulupaketsquid’nya…
# /etc/init.d/squid stop
Edit file squid.conf yang berada di #gedit /etc/squid/squid.conf
Caribaris-barissebagaiberikut, Hilangkansemuatandapagarataudantambahkanpada baris2 yang diharus’kanuntukditambahkan.
http_port 3128 transparent
cache_mem 16 mb
cache_dirufs /var/spool/squid 500 16 256
cache_mgr admin@smkmelati.smk
visible_hostname proxy.smkmelati.smk
auth_param basic children 5
auth_param basic realm squid proxy.caching web server
auth_param basic creadentalsttl 2 hours
auth_param basic casensitive off
......
(konfigurasi pemblokkan situs)
selanjutnya cari baris acl CONNECT . . . . . . dantambahkan dibawahnya scriptberikut,,
acl situs dstdom_regex -i "/etc/dilarang.txt
http_access deny situs
no_cache deny situs
acl kunci url_regex -i "/etc/dilarang.txt
http_access deny kunci
no_cache deny kunci
acl lan src 192.168.20.1
http_access allow lan
http_access allow all
Catatan :
# buat ngeblok domain
acl blockeddomain dstdom_regex “/etc/squid/blockeddomain.txt”
http_access deny blockeddomain
# buat ngeblok url yang ada kata tertentu
acl blockedstring url_regex “/etc/squid/blockedstring.txt”
http_access deny blockedstring
Selanjutnya disimpan dan buat file “dilarang .txt” dengan cara
#touch /etc/dilarang.txt
#gedit /etc/dilarang.txt
Selanjutnya masukkan masukkan alamat situs / domain yang akan dblok, misalnya :
Facebook.com
www.facebook.com
saya.smk
dll
Simpan perubahan dan buat swap dengan perintah #squid –z
Edit file rc.local,, bertujuan untuk membuat tablerouting,, tambahkan perintahnya diatas “exit 0” sebagai berikut :
#gedit /etc/rc.local
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 172.16.16.0/24 -d0/0 MASQUERADE
iptables -t nat -A PREROUTING -s 172.16.16.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
Setelah disimpan, jalankan perintah berikut :
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.101.0/24 -d0/0 MASQUERADE
# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.101.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
# iptables-save
Selanjutnya restar squidnya dengan perintah # /etc/init.d/squid restart
Cek di client, ketikan di url, dengan domain yang sudah kita blok tadi, misalkan
“Facebook.com” atau “saya.smk”
Untuk melakukan blokiran terhadap keyword tertentu gunakan perintah url_regex dan file yang berisi kata-kata yang akan diblok.
{Aturandibawahinimerupakancontoh, silahkandisesuaikan}
Install squid
# apt-get install squid
Tungguhingga proses installasiselesai,,
Stop dulupaketsquid’nya…
# /etc/init.d/squid stop
Edit file squid.conf yang berada di #gedit /etc/squid/squid.conf
Caribaris-barissebagaiberikut, Hilangkansemuatandapagarataudantambahkanpada baris2 yang diharus’kanuntukditambahkan.
http_port 3128 transparent
cache_mem 16 mb
cache_dirufs /var/spool/squid 500 16 256
cache_mgr admin@smkmelati.smk
visible_hostname proxy.smkmelati.smk
auth_param basic children 5
auth_param basic realm squid proxy.caching web server
auth_param basic creadentalsttl 2 hours
auth_param basic casensitive off
......
(konfigurasi pemblokkan situs)
selanjutnya cari baris acl CONNECT . . . . . . dantambahkan dibawahnya scriptberikut,,
acl situs dstdom_regex -i "/etc/dilarang.txt
http_access deny situs
no_cache deny situs
acl kunci url_regex -i "/etc/dilarang.txt
http_access deny kunci
no_cache deny kunci
acl lan src 192.168.20.1
http_access allow lan
http_access allow all
Catatan :
# buat ngeblok domain
acl blockeddomain dstdom_regex “/etc/squid/blockeddomain.txt”
http_access deny blockeddomain
# buat ngeblok url yang ada kata tertentu
acl blockedstring url_regex “/etc/squid/blockedstring.txt”
http_access deny blockedstring
Selanjutnya disimpan dan buat file “dilarang .txt” dengan cara
#touch /etc/dilarang.txt
#gedit /etc/dilarang.txt
Selanjutnya masukkan masukkan alamat situs / domain yang akan dblok, misalnya :
Facebook.com
www.facebook.com
saya.smk
dll
Simpan perubahan dan buat swap dengan perintah #squid –z
Edit file rc.local,, bertujuan untuk membuat tablerouting,, tambahkan perintahnya diatas “exit 0” sebagai berikut :
#gedit /etc/rc.local
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 172.16.16.0/24 -d0/0 MASQUERADE
iptables -t nat -A PREROUTING -s 172.16.16.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
Setelah disimpan, jalankan perintah berikut :
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.101.0/24 -d0/0 MASQUERADE
# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.101.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
# iptables-save
Selanjutnya restar squidnya dengan perintah # /etc/init.d/squid restart
Cek di client, ketikan di url, dengan domain yang sudah kita blok tadi, misalkan
“Facebook.com” atau “saya.smk”
Untuk melakukan blokiran terhadap keyword tertentu gunakan perintah url_regex dan file yang berisi kata-kata yang akan diblok.
DNS SERVER
root@server:# apt-get install bind9
Beberapa file konfigurasi dan direktori utama DNS server yang harus kita perhatikan adalah:
named.conf
db.domain
db.ip
/etc/resolv.conf
Konfigurasi Bind9
root@server:# nano /etc/bind/named.conf
Tambahkan rangkaian konfigurasi berikut untuk mendaftarkan domain yang kita kelola.
zone "smkmelati.smk" {
type master;
file "/etc/bind/forward";
};
zone "16.16.172.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/reverse";
};
Konfigurasi file forward
Buat dahulu sebuah file yang bernama forward di direktori /etc/bind/ atau dapat pula dengan melakukan copy atau duplikat terhadap file “db.local” dengan perintah berikut :
root@server:#cp /etc/bind/db.local /etc/bind/forward
Selanjutnya root@server:#gedit /etc/bind/forward
Sesuaikan isi dari file tersebut dengan identitas hostname pada zone yang akan kita kelola, seperti terlihat pada file berikut:
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smkmelati.smk. root.smkmelati.smk (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS smkmelati.smk.
@ IN A 172.16.16.1
www IN CNAME @
Konfigurasi file Reverse
Buat dahulu sebuah file yang bernama reverse di direktori /etc/bind/ atau dapat pula dengan melakukan copy atau duplikat terhadap file “db.127” dengan perintah berikut :
root@server:#cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/reverse
Selanjutnya root@server:#gedit /etc/bind/reverse
Sesuaikan isi dari file tersebut dengan identitas hostname pada zone yang akan kita kelola, seperti terlihat pada file berikut:
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smkmelati.smk. root.smkmelati.smk (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS smkmelati.smk.
1 IN PTR www.smkmelati.smk.
1 IN PTR @
Juga, jangan lupa untuk menyesuaikan resolv.conf dengan name server yang telah kita buat.
Masuk dan edit file resolv.conf dengan cara :
root@server:# nano /etc/resolv.conf
Dan sesuaikan sehingga menjadi :
search smkmelati.smk
domain smkmelati.smk
nameserver 172.16.16.1
nameserver 8.8.8.8
Setelah selesai pengeditan file, lakukan re-start pada file tersebut supaya running dengan setting seperti yang kita harapkan.
Restart networking dengan cara :
root@server:# etc/init.d/networking restart
Restart bind dengan cara :
root@server:# etc/init.d/bind9 restart
Pengujian
Pada komputer server/terminal utama, kita dapat men-cek kinerja DNS server yang telah kita buat dengan cara :
root@server:# nslookup smkmelati.smk
Server: 172.16.16.1
Address: 172.16.16.1#53
Name: smkmelati.smk
Address: 172.16.16.1
Selanjutnya ujicoba dengan ping smkmelati.smk dari komputer client.
WEB SERVER
Lakukan instalasi aplikasi berikut :
#apt-get install apache2
#/etc/init.d/apache2 restart lalu ketikkan smkmelati.smk melalui browser pada komputer client, jika tampil “IT’S WORK” maka web server sudah berjalan, selanjutnya untuk mengubahnya gunakan #gedit /var/www/index.html
#apt-get install php5
#apt-get install phpmyadmin
#apt-get install mysql-server mysql-client
root@server:# apt-get install bind9
Beberapa file konfigurasi dan direktori utama DNS server yang harus kita perhatikan adalah:
named.conf
db.domain
db.ip
/etc/resolv.conf
Konfigurasi Bind9
root@server:# nano /etc/bind/named.conf
Tambahkan rangkaian konfigurasi berikut untuk mendaftarkan domain yang kita kelola.
zone "smkmelati.smk" {
type master;
file "/etc/bind/forward";
};
zone "16.16.172.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/reverse";
};
Konfigurasi file forward
Buat dahulu sebuah file yang bernama forward di direktori /etc/bind/ atau dapat pula dengan melakukan copy atau duplikat terhadap file “db.local” dengan perintah berikut :
root@server:#cp /etc/bind/db.local /etc/bind/forward
Selanjutnya root@server:#gedit /etc/bind/forward
Sesuaikan isi dari file tersebut dengan identitas hostname pada zone yang akan kita kelola, seperti terlihat pada file berikut:
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smkmelati.smk. root.smkmelati.smk (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS smkmelati.smk.
@ IN A 172.16.16.1
www IN CNAME @
Konfigurasi file Reverse
Buat dahulu sebuah file yang bernama reverse di direktori /etc/bind/ atau dapat pula dengan melakukan copy atau duplikat terhadap file “db.127” dengan perintah berikut :
root@server:#cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/reverse
Selanjutnya root@server:#gedit /etc/bind/reverse
Sesuaikan isi dari file tersebut dengan identitas hostname pada zone yang akan kita kelola, seperti terlihat pada file berikut:
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smkmelati.smk. root.smkmelati.smk (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS smkmelati.smk.
1 IN PTR www.smkmelati.smk.
1 IN PTR @
Juga, jangan lupa untuk menyesuaikan resolv.conf dengan name server yang telah kita buat.
Masuk dan edit file resolv.conf dengan cara :
root@server:# nano /etc/resolv.conf
Dan sesuaikan sehingga menjadi :
search smkmelati.smk
domain smkmelati.smk
nameserver 172.16.16.1
nameserver 8.8.8.8
Setelah selesai pengeditan file, lakukan re-start pada file tersebut supaya running dengan setting seperti yang kita harapkan.
Restart networking dengan cara :
root@server:# etc/init.d/networking restart
Restart bind dengan cara :
root@server:# etc/init.d/bind9 restart
Pengujian
Pada komputer server/terminal utama, kita dapat men-cek kinerja DNS server yang telah kita buat dengan cara :
root@server:# nslookup smkmelati.smk
Server: 172.16.16.1
Address: 172.16.16.1#53
Name: smkmelati.smk
Address: 172.16.16.1
Selanjutnya ujicoba dengan ping smkmelati.smk dari komputer client.
WEB SERVER
Lakukan instalasi aplikasi berikut :
#apt-get install apache2
#/etc/init.d/apache2 restart lalu ketikkan smkmelati.smk melalui browser pada komputer client, jika tampil “IT’S WORK” maka web server sudah berjalan, selanjutnya untuk mengubahnya gunakan #gedit /var/www/index.html
#apt-get install php5
#apt-get install phpmyadmin
#apt-get install mysql-server mysql-client
Minggu, 06 Oktober 2013
Pengertian Proxy Server
Proxy server adalah salah satu jenis server dalam Linux Debian 5 yang dapat di terapkan pada pc router dan bekerja pada sebuah jaringan. Proxy server adalah sebuah server yang berfungsi untuk memberikan pembatasan/pemblokiran hak akses komputer client pada koneksi ke internet berupa keyword atau url sebuah situs di internet. Tujuan utama proxy server sekarang menjadi firewalling. Proxy server memperbarui request layanan pada jaringan eksternal atas nama client mereka pada jaringan private. Ini secara otomatis menyembunyikan identitas dan jumlah client pada jaringan internal dari jaringan eksternal. Karena posisi mereka di antara client internal dan server publik, proxy juga dapat menyimpan content yang sering diakses dari jaringan publik untuk mengurangi akses ke jaringan publik tersebut.
Proxy server adalah salah satu jenis server dalam Linux Debian 5 yang dapat di terapkan pada pc router dan bekerja pada sebuah jaringan. Proxy server adalah sebuah server yang berfungsi untuk memberikan pembatasan/pemblokiran hak akses komputer client pada koneksi ke internet berupa keyword atau url sebuah situs di internet. Tujuan utama proxy server sekarang menjadi firewalling. Proxy server memperbarui request layanan pada jaringan eksternal atas nama client mereka pada jaringan private. Ini secara otomatis menyembunyikan identitas dan jumlah client pada jaringan internal dari jaringan eksternal. Karena posisi mereka di antara client internal dan server publik, proxy juga dapat menyimpan content yang sering diakses dari jaringan publik untuk mengurangi akses ke jaringan publik tersebut.
Senin, 16 September 2013
Pengertian CLI ( Command Line Interface )
Hari ini saya tidak hanya memposying tentang Gedit, tetapi juga memposting CLI . Bagi kalian yang belum tahu tentang CLI, disini saya akan menjelaskan pengertian dari CLI . CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya.
Dua tipe interface sistem operasi :
1. Command Line Interface (CLI) – berbasis teks, yang jika melakukan perintah harus dengan mengetikan perintah.
2.Graphical User Interface (GUI) – berbasis grafis, dgn memiliki tampilan berupa menu dan icon-2.
Nah yang akan saya bahas pada postingan kali ini adalah jenis Antarmuka CLI (Command Line Interface) di Linux yang merupakan materi kuliah Linux selasa depan.
Ada beberapa perintah CLI yang dapat digunakan :
1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
Sintaks sudo su
2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login adam
3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www
4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd
5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls
6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www
7. mv
Digunakan untuk melakukan cut atau rename.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt
8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder1
9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder1
10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file1.txt
11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file1.txt
12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_fie
Contoh : more file1.txt
13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt
14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser adamkurniawan
15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup1
16. lsusb
Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb
17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci
18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw
19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg
20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top
21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo
22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo
23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear
24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt
25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot
26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit
27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget http://www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe
28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig
29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)
30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz
31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya.
Dua tipe interface sistem operasi :
1. Command Line Interface (CLI) – berbasis teks, yang jika melakukan perintah harus dengan mengetikan perintah.
2.Graphical User Interface (GUI) – berbasis grafis, dgn memiliki tampilan berupa menu dan icon-2.
Nah yang akan saya bahas pada postingan kali ini adalah jenis Antarmuka CLI (Command Line Interface) di Linux yang merupakan materi kuliah Linux selasa depan.
Ada beberapa perintah CLI yang dapat digunakan :
1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
Sintaks sudo su
2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login adam
3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www
4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd
5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls
6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www
7. mv
Digunakan untuk melakukan cut atau rename.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt
8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder1
9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder1
10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file1.txt
11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file1.txt
12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_fie
Contoh : more file1.txt
13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt
14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser adamkurniawan
15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup1
16. lsusb
Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb
17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci
18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw
19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg
20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top
21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo
22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo
23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear
24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt
25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot
26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit
27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget http://www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe
28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig
29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)
30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz
31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)
Pengertian Gedit
Hai, semua kali ini saya akan memposting tentang Gedit . Gedit merupakan aplikasi default text-editor dari Ubuntu khususnya desktop gnome
jika di Windows ada notepad, paling tidak Notepad++ yang paling populer, nah di Ubuntu juga menggunakan Gedit,
aplikasi ini selain untuk mengedit dokumen, juga bisa untuk mengedit source code khususnya bagi programmer. Salah satu contoh gambar dari Gedit .
jika di Windows ada notepad, paling tidak Notepad++ yang paling populer, nah di Ubuntu juga menggunakan Gedit,
aplikasi ini selain untuk mengedit dokumen, juga bisa untuk mengedit source code khususnya bagi programmer. Salah satu contoh gambar dari Gedit .
Kamis, 12 September 2013
Instalasi Debian
1. Pilih Graphical Instal dan tekan enter....
2.Pilih Bahasa nya dan pilih Continue
4. Tunggu prosesnya...
5. Isilah kolom tersebut dan pilih Lanjutkan...
6. Isi dan pilih Lanjutkan..
7. Pilih Jakarta dan pilih lanjutkan...
8. Kita akan membuat partisi secara manual, pilih manual dan pilih lanjutkan...
9. Pilih Lanjutkan..
10. Pilih SCSI dan Pilih Lanjutkan...
11. Pilih partisi ruang yang kosong...
12. Pilih Buat Partisi Baru dan Pilih Lanjutkan...
13. Buat ukuran partisi nya dan lanjutkan...
14. Pilih Primer Dan Pilih Lanjutkan...
15. Pilih awal Dan Pilih Lanjutkan...
16. Pilih titk kat nya / di ubah menjadi /boot....
17. Setelah Diubah Lalu Pilih lanjutkan..
18. Pilih Ruang Kosong Pada Harddisk Dan Pilih Lanjutkan,,
19. Pilih Buat Partisi Baru Dan Pilih Lanjutkan...
20. Buat Kapasitasnya dan Pilih Lanjutkan...
21. Pilih Primer dan pilih Lanjutkan...
22. Pilih Akhir Dan pilih Lanjutlkan..
23. Pilih Selesai Membuat Partisi dan Pilih Lanjutkan..
24. Pilih ruang Kosong dan Pilih Lanjutkan...
15. Pilih Buat Partisi Baru dan Lanjutkan..
26. Buat Kapasitas Partisinya...
27. Isi nama lengkap & nama akun anda
Langganan:
Postingan (Atom)











































